Tak berMunafik diri, Aku memaknai visualisasi dari waktu dan keadaan dimana diri ini kerap menikmati ketidaksadaran yang memberikan suatu kenyamanan pada saat-saat tertentu, dimana akal, batin dan intuisi tak memberikan jawaban pada setiap pertanyaan pertanyaan yang menikam. namun jauh di dasar jiwa terkadang tersirat pertanyaan yang menatapkan diriku pada keadaan yang sebenarnya.
apakah akan terus seperti ini caraku memanipulasi diri dari realita yang ada?
sampai kapankan kemabukan ini menjadi jalan peralihan jiwa?, bersembunyi dan terhenti dilorong pendakian, terbuai petang dan tak memiliki keberanian tuk menuju ke atas menantang problema yang nyata di dalam terang.
kita sering kali merasa tangguh saat kita terbuai semua kepalsuan diri dalam ketidak sadaran,
namun sebenarnya kita lemah hadapi kenyataan hidup yang sesungguhnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar